Kalo mau tahu peraturan dan undang-2 berkaitan dengan impor, akses aja www.beacukai.go.id. Search aja UU No.17 tahun 2006, BTBMI 2007, dan P-05/BC/2006
Pertama harus ada Invoice pembelian barang yang menyebutkan value dari barang (kalau tidak ada bisa dimainin Bea Cukai, bisa dinaikin seenak udel mereka). Ini adalah sebagai dasar penentuan Nilai Pabean, dimana sesuai UU No.17 tahun 2006 yang menyebutkan Nilai Pabean adalah Nilai Transaksi barang yang bersangkutan.
Kedua, dilihat di tabel BTBMI 2007 apakah jenis barang yang akan dikirim ke Indonesia masuk dalam kategori barang yang dikenakan Bea Masuk nggak.. Kalo kena berapa persen (lihat di tabel BTBMI). Kalo 0% ya = Nilai Pabean x 0% = 0.
Ketiga, menurut peraturan P-05/BC/2006 pasal 6 menyebutkan :
pasal 1
(2)Barang Kiriman adalah barang, tidak termasuk dokumen surat
menyurat, yang dikirim oleh pengirim tertentu di luar negeri kepada
penerima tertentu di dalam negeri melalui PJT, yang beratnya tidak
melebihi 100 (seratus) kilogram netto untuk setiap House AwB atau
House B/L
Pasal 6
(1) Barang Kiriman yang nilainya tidak melebihi FOB USD 50 (lima
puluh dollar Amerika Serikat) diberikan pembebasan Bea Masuk
dan PDRI.
(2) Dalam hal nilai Barang Kiriman melebihi FOB USD 50 (lima puluh
dollar Amerika Serikat) maka atas kelebihan nilai tersebut
dikenakan Bea Masuk dan PDRI.
(3) Pelaksanaan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22
impor dilakukan sesuai ketentuan di bidang perpajakan:
a. dalam hal Penerima Barang Kiriman memiliki Angka
Pengenal Impor (API), dikenakan pungutan PPh sebesar
2,5% dari nilai impor;
b. dalam hal Penerima Barang Kiriman tidak memiliki API,
dikenakan pungutan PPh sebesar 7,5% dari nilai impor
NB : Nilai Impor / Nilai Barang tidak termasuk Shipping & Handling (biaya pengiriman).
Nah sedangkan jika nilai barang lebih dari USD50, maka selain Bea Masuk (kalo BM 0 ya tidak ada BM/Nol) dikenakan pajak :
PPN 10% ——–> (Nilai Pabean - USD50) x 10% = …???
PPh 22 7.5% —> (Nilai Pabean - USD50) x 7.5% = ..???
Jadi tinggal dijumlah saja :
Bea Masuk …% = …….
PPN 10% = …….
PPh pasal 22 (7.5%) = ….
Contoh:
Beli barang seharga $89 ( asumsi 1$=Rp 9,200 )
PPN 10% = ($89 - $50) X 9,200 X 10% = Rp.35,880
PPh 22 = ($89 - $50) X 9,200 X 7,5%= Rp.26,910
Total = Rp. 62,790
Literatur Penting!
—————–
Tarif Bea Masuk Indonesia (BTBMI) 2007
http://www.beacukai.go.id/library/data/entry_download/BTBMI%202007.pdf
Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai
“TENTANG PETUNJUK. PELAKSANAAN. PENYELESAIAN. IMPOR. BARANG. KIRIMAN MELALUI PERUSAHAAN JASA TITIPAN”
http://www.beacukai.go.id/library/data/P-05_BC_2006.pdf
PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 1995 TENTANG KEPABEANAN
http://www.beacukai.go.id/library/data/uu_17-2006.pdf –>










July 30th, 2009 at 12:24 pm
Wah, terima kasih inilah yang saya cari sejak lama.
Bos, ada alamat email untuk konsultasi nggak? saya bingung baca BTBMI karena barang yang saya inginkan tidak ada dalam daftar..
salam,
jm
December 10th, 2009 at 2:30 am
terima kasih infonya baru tahu nih…
February 26th, 2010 at 11:54 am
kalo digolongkan sebaga gift ato hadiah gimana?? apa lebih kecil pajaknya?
February 26th, 2010 at 1:01 pm
makasih ya gan. sekarang dah jelas semuanya, infonya sangat membantu banget.
makacih…
March 23rd, 2010 at 10:59 am
thx buat infonya…krn saya selama ni, d BOONGIN atau di kerjai sm tukang pajak, msk dia bilang nilai pajaknya d hitung dr total barang + Shipping,ckckkc,,, cari uang yg benar lah,, haduh2
April 16th, 2010 at 7:43 am
@indra : bantu TS nya aja nih… gift = bebas biaya… tapi klo kebangetan seperti pesen barang, misal earphone 100 pcs = kena pajak lah bos… itu bukan hadiah lagi, tapi dagang… tul ga gan ?? masi nuwbie nieh… ^o^v
hehehe… musti rajin belajar biar tidak dibodohi org2 perpajakan… Merdeka !! ^^